Cara Balik Nama Motor Dan Perkiraan Biayanya

Cara balik nama motor sebenernya tak sesulit yang anda bayangkan selama dokumen dan surat-surat kendaraan yang akan anda urus dalam keadaan lengkap. Balik nama kendaraan bermotor adalah pengalihan kepemilikan kendaraan bermotor dari pemilik pertama ke tangan pemilik kedua dan seterusnya.

Balik nama dilakukan terhadap Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB). Anda bisa melakukan balik nama motor untuk anda sendiri maupun untuk orang lain.

Balik nama ini akan merubah nama atau alamat yang tertera di STNK dan BPKB menjadi nama atau alamat yang baru. Perlu anda perhatikan bahwa plat nomor tidak akan berubah walaupun anda sudah melakukan balik nama.

Kapan Dan Kenapa Perlu Balik Nama

Mungkin anda bertanya, kenapa dan kapan harus balik nama motor? Nah beberapa fakta berikut ini akan menjawab pertanyaan anda.

  • Misalkan anda baru saja menerima hibah atau membeli kendaraan second (motor bekas) dari pihak lain dimana data yang ada pada STNK dan BPKB bukan atas nama anda.
  • Saat akan membayar pajak kendaraan ( memperpanjan STNK ) pasti anda harus meminjam  KTP pemilik pertama tersebut, setahun sekali. Bagaimana kalo pemilik kendaraan sebelumnya itu pindah keluar kota, repot bukan?

Agar tidak terjebak dalam situasi seperti itu sebaiknya anda segera melakukan balik nama

Anda juga perlu segera balik nama jika alamat tempat tinggalnya telah berubah, terutama jika alamat yang baru beda kecamatan atau kabupaten.

Nah selanjutnya adalah perkiraan berapa besar biaya yang diperlukan untuk mengurus balik nama motor.

Perhitungan Biaya Balik Nama

Contoh Perhitungan Biaya Balik Nama Motor via uliansyah.or.id, Untuk proses balik nama sepeda motor, ada dua macam biaya:

1. Biaya Pajak

Biaya pajak ini akan tertera di STNK setelah proses balik nama STNK selesai. Sebagai gambaran untuk memperkirakan berapa biaya pajak yang nanti harus dibayar, Anda bisa melihat di STNK yang akan dibalik nama. Biasanya pada perpanjangan STNK tahunan kolom yang terisi hanya PKB dan SWDKLLJ. Pada proses balik nama, semua kolom akan terisi, kecuali Biaya Adm TNKB (Administrasi Tanda Nomor Kendaraan Bermotor) yang akan terisi apabila proses balik nama bertepatan dengan habisnya masa berlaku tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB). Berikut perkiraannya:

  • BBN KB (Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor)

Perhitungan BBN KB mengacu pada besarnya PKB tahun sebelumnya. Rumusnya adalah BBN KB = 2/3 x PKB.

  • PKB (Pajak Kendaraan Bermotor)

PKB biasanya tidak berubah dari tahun sebelumnya, atau berubah sedikit. Kalau berubah malah cenderung turun seiring bertambahnya umur kendaraan. Jadi PKB tahun sebelumnya bisa dijadikan patokan bagi PKB yang harus dibayar sekarang.

  • SWDKLJJ (Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu-Lintas Jalan)

Besarnya SWDKLLJ untuk motor sebesar Rp35.000.

  • Biaya Adm STNK

Besarnya administrasi STNK untuk motor Rp100.000.

  • Biaya Adm TNKB (Administrasi Tanda Nomor Kendaraan Bermotor)

Untuk motor adalah sebesar Rp60.000

Mari kita coba hitung perkiraan biaya pajak untuk motor:

Misalnya PKB yang tercantum di STNK = Rp450.000

Maka:

BBN KB = 2/3 x PKB   = Rp300.000

PKB = Rp450.000

SWDKLLJ = Rp35.000

Biaya ADM STNK = Rp100.000

Total = Rp885.000

Jadi, perkiraan biaya pajak balik nama sekaligus perpanjangan STNK adalah Rp. 885.000, belum termasuk denda jika ada keterlambatan.

2. Biaya di Luar Pajak

Biaya yang harus dikeluarkan di luar biaya pajak yang tercantum pada STNK, antara lain:

  • Tip untuk petugas Cek Fisik Rp10.000 (sukarela)
  • Pengesahan hasil Cek Fisik Rp30.000
  • Pendaftaran Balik Nama STNK Rp30.000
  • Pendaftaran Balik Nama BPKB Rp80.000

Jadi total biaya di luar pajak untuk motor sekitar Rp150.000.

Setelah anda tau perkiraan biaya yang harus dikeluarkan untuk proses balik nama, selanjutnya adalah prosedur bagaimana cara balik nama.

Prosedur Balik Nama Pada STNK

Untuk melakukan balik nama motor, anda perlu membawa kendaraan tersebut beserta beberapa dokumen yang diperlukan ke Samsat daerah anda.

Dokumen yang wajib dibawa untuk melakukan balik nama STNK:

  1. KTP Asli (pemilik yang baru) & foto copy KTP sebanyak 1 lembar
  2. STNK Asli & foto copy STNK sebanyak 1 lembar
  3. BPKB Asli & foto copy BPKB sebanyak 1 lembar
  4. Kwitansi Jual Beli Kendaraan diatas materai 6000 & foto copy kwitansi 1 lembar

KTP asli, STNK asli dan BPKB asli diperlukan hanya untuk dicek keasliannya saja. Petugas Samsat akan meminta fotocopy dari masing masing dokumen tersebut setelah mengecek keasliannya.

Pastikan anda membawa motor tersebut karena petugas Samsat akan melakukan cek fisik (BBN 2) dimana petugas samsat akan melakukan esek ulang pada bagian nomor rangka dan nomor mesin motor tersebut.

Perhatikan beberapa hal ini:

  • Proses balik nama STNK untuk wilayah Jakarta sekitar 7 hari kerja. Untuk daerah lain kemungkinan ada perbedaan.
  • Anda perlu membawa dokumen dan motor ke Samsat sesuai dengan wilayah yang tertera pada KTP atas nama orang yang baru. Kalau orang yang baru memegang KTP Jakarta maka anda perlu membawa dokumen dan motor ke Samsat Jakarta (boleh Jakarta Utara, Jakarta Barat dan lainnya).
  • Apabila anda ingin melakukan proses balik nama dari beda wilayah maka anda harus melakukan proses cabut berkas terlebih dahulu. Sebagai contoh apabila anda mau melakukan balik nama dari Tangerang ke Jakarta maka anda harus melakukan proses cabut berkas ke Samsat Tangerang baru anda ke Samsat Jakarta untuk melakukan proses balik nama.

Langkah-langkah untuk mulai balik nama motor :

1. Datang ke SAMSAT

Langkah pertama yaitu datang langsung ke SAMSAT (Sistem Manunggal Satu Atap) sesuai wilayah KTP anda dengan membawa berkas persyaratan yang telah disiapkan yaitu: bawa KTP asli dan fotokopi, STNK asli dan fotokopi, dan BPKB fotokopi. Ketiga fotokopi dokumen tersebut dijadikan satu (disteples), sementara BPKB asli dan kwitansi pembelian dipegang dulu secara terpisah.

2. Lakukan Tes Fisik

Cek fisik kendaraan anda akan dilakukan oleh petugas, setelah selesai anda akan diberi lembaran hasil cek fisik (gesek Nomor Rangka dan Nomor Mesin kendaraan) untuk diserahkan bersama dengan berkas kelengkapan yang telah Anda siapkan ke loket pengesahan cek fisik khusus Balik Nama (Tukar Nama) sekaligus membayar biaya untuk pengesahan cek fisik.

Setelah selesai divalidasi, hasil pengesahan cek fisik dan berkas tadi akan kembali diserahkan kepada Anda. Hasil pengesahan cek fisik dan kwitansi pembelian agar difotokopi dan disimpan untuk melakukan pengurusan balik nama BPKB di POLDA setelah STNK selesai dibalik nama di SAMSAT.

3. Pendaftaran Balik Nama

Hal ini dilakukan di loket pendaftaran Balik Nama yang biasanya terletak di dalam gedung SAMSAT. Berkas yang harus disiapkan antara lain:

  1. STNK asli dan fotokopi,
  2. KTP asli dan fotokopi,
  3. BPKB asli dan fotokopi,
  4. Hasil cek fisik yang telah divalidasi, dan
  5. Kwitansi pembelian motor yang ditandatangani di atas materai Rp6.000.

Setelah menunjukkan berkas Anda kepada petugas dan diperiksa kelengkapannya, nanti Anda akan diberi formulir untuk diisi, yang kemudian diserahkan kembali ke petugas di loket lain beserta berkas kelengkapan.

Setelah menunggu dipanggil, Anda akan diberi tanda terima bahwa berkas sedang diproses. BPKB dan KTP asli akan dikembalikan kepada Anda, dan Anda akan diminta membayar biaya pendaftaran balik nama.

Hari ini selesai sudah proses pendaftaran balik nama.

Tanyakan kepada petugas kapan Anda harus kembali lagi jika tidak ada pemberitahuan. Biasanya setelah 2-5 hari.

4. Pengambilan Notice dan Pembayaran Pajak

Setelah tiba hari yang telah ditentukan, Anda datang lagi ke Kantor SAMSAT dengan membawa lembaran tanda terima dan BPKB asli.

Serahkan tanda terima ke loket pendaftaran balik nama dan tunjukkan BPKB asli jika diminta. Serahkan juga fotokopi kwitansi pembelian dan hasil pemeriksaan cek fisik kepada petugas, yang nanti akan disatukan ke dalam satu map dengan berkas yang lain oleh petugas tersebut untuk dijadikan arsip.

Anda akan diberikan notice pajak yang mencantumkan perincian dan jumlah pajak yang harus Anda bayar. Langkah selanjutnya adalah melakukan pembayaran di loket pembayaran.

5. Pengambilan STNK

Setelah membayar pajak, Anda tinggal menunggu dipanggil untuk mengambil STNK yang telah selesai diganti namanya (balik nama) menjadi atas nama Anda.

 

Prosedur dan Cara Balik Nama Pada BPKB

Untuk melakukan balik nama pada BPKB anda perlu melakukan balik nama pada STNK terlebih dahulu. Setelah STNK anda selesai di balik nama baru anda dapat melakukan balik nama pada BPKB. Perhatikan bahwa untuk melakukan balik nama pada BPKB anda harus datang ke Polda Metro Jaya (bukan Samsat)

Berikut adalah dokumen yang wajib dibawa untuk melakukan balik nama BPKB:

  • KTP Asli (pemilik yang baru) & foto copy sebanyak 1 lembar
  • STNK Asli yang baru dan telah selesai balik nama & foto copy sebanyak 1 lembar
  • BPKB Asli & foto copy sebanyak 1 lembar
  • Kwitansi Jual Beli Kendaraan diatas materai 6000 yang telah di legalisir oleh Samsat
  • Cek fisik (esekan yang telah di legalisir oleh Samsat)

Perhatikan beberapa hal ini:

  • Anda perlu melakukan ini di Polda Metro Jaya (bukan Samsat).
  • Proses balik nama BPKB untuk wilayah Jakarta sekitar 3 minggu kerja. Daerah lain mungkin berbeda.

Untuk prosedur lengkapnya anda bisa langsung melakukan hal-hal berikut ini.

1. Datang ke Polda

Proses pertama adalah datang langsung ke Polda dengan membawa berkas persyaratan yang telah disiapkan. (Untuk DKI Jakarta di Gedung Biru Ditlantas Polda Metro Jaya). Berkasnya berisi:

  1. Fotokopi STNK yang telah dibalik nama
  2. Fotokopi KTP
  3. Fotokopi BPKB
  4. Fotokopi hasil pengesahan cek fisik
  5. Fotokopi kwitansi pembelian motor
  6. BPKB asli

2. Pembayaran di Loket Bank

Di Polda, Anda akan diberi nomor antrean dan formulir untuk balik nama BPKB dari petugas yang akan memeriksa kelengkapan berkas Anda. Jika berkas Anda lengkap, petugas tersebut akan memberi Anda tanda pembayaran ke bank. Selanjutnya lakukan pembayaran biaya sebesar Rp80.000 untuk motor di loket bank (BRI) yang tersedia. Setelah membayar, Anda akan diberi salinan slip bukti setoran dan stiker khusus untuk ditempelkan pada formulir pendaftaran.

3. Isi Formulir Pendaftaran BBN BPKB

Setelah pembayaran lunas, isi formulir pendaftaran sesuai dengan data motor Anda lalu tempelkan stiker khusus dari bank tadi di  formulir tersebut.

4. Penyerahan Formulir dan Berkas Persyaratan

Tunggu panggilan berdasarkan nomor antrean yang tadi Anda peroleh di awal prosedur. Setelah dipanggil, serahkan formulir dan berkas kepada petugas. Anda akan mendapat tanda terima sebagai bukti BPKB Anda sudah didaftarkan dan tengah dalam proses balik nama. Tanda terima tersebut juga mencantumkan tanggal BPKB Anda selesai.

5. Pengambilan BPKB

Pada tanggal yang telah ditentukan, Anda kembali lagi ke Polda untuk mengambil BPKB yang telah jadi dengan membawa tanda terima dan fotokopi KTP.

Prosesnya, pertama ambil nomor antrean untuk pengambilan BPKB, tunggu sebentar, dan setelah dipanggil serahkan tanda terima dan fotokopi KTP. Setelah data dicocokkan oleh petugas, BPKB baru akan diserahkan kepada Anda.

Nah, selesailah proses balik nama sepeda motor Anda.

 

 




Tidak menemukan solusi yang anda cari? silahkan kirim email kepada redaksi anekacara.com dengan permasalahan serta solusi yang anda inginkan. Kirim kan email ke : redaksi@anekacara.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *