Cara Cuci Sepatu Kulit ( Gak Bikin Rusak )

Memiliki sepatu kulit berkualitas pastilah sangat membanggakan, terlebih kalau sepatu itu memiliki arti tersendiri. Rasanya pingin agar sepatu itu bisa awet, selama-lamanya. Meskipun kamu sudah berusaha menjaga sepatu kulit itu agar tidak retak dan pudar warnanya dengan beberapa treatment, ada kalanya kamu dihadapkan pada kondisi alam yang sulit ditebak. Kehujanan misalnya.

Sepatu kulit yang basah kena hujan dan tidak segera dikeringkan pasti akan menyebabkan beberapa hal yang tidak kamu inginkan, misalnya sepatu jadi bau, warna jadi pudar, kualitas lem / jahitan jadi kendor dan hal buruk lainya. Pada artikel sebelumnya, pernah saya tulis 4 Cara Agar Sepatu Cepat Kering Di Musim Hujan ( Paling Cepat ). 

Untuk postingan kali ini akan menjawab pertanyaan bagaimana cara cuci sepatu kulit.

Sebelum Mencuci

Sebelum mulai mencuci sepatu kulitmu, kamu harus tau jenis kulit yang jadi bahan utama sepatu. Tiap jenis kulit sepatu memiliki cara yang berbeda didalam perawatanya.

Jadi jangan sampai kamu salah langkah, alih-alih ingin membuat sepatu jadi bersih dengan mencucinya, tapi yang kamu dapati malah sepatu yang rusak.

Jenis Kulit sepatu

Jenis kulit yang digunakan untuk membuat sepatu pada dasarnya ada dua macam,  full-grain dan corrected-grain

Full grain leather adalah jenis kulit yang masih asli karakteristik alaminya alias tanpa menghilangkan kerutan dan guratan natural kulit. Sedangkan corrected grain adalah jenis kulit sepatu yang sudah di lakukan modifikasi dan koreksi pada materialnya untuk menghasilkan karakteristik yang diinginkan ( warna, tekstur dll ).

Kelebihan dari  Full-grain Leather adalah sebagai berikut :

  • Tahan lama : Full-grain kuat dan tahan lama, tidak mudah sobek, tergores dan terkelupas
  • Makin Tua Makin Jadi : Seiring bertambahnya usia, material full-grain leather akan semakin terlihat bagus dan membentuk patina jika dirawat dengan baik.

Dengan karakteristik seperti ini, sepatu yang berbahan dasar kulit Full Grain Leather ini harganya sangat mahal.

 

Corrected-grain Leather merupakan bagian dari top-grain leather yang memiliki cukup banyak mark/blemishes, sehingga harus melalui proses koreksi dengan menghilangkan sebagian permukaan yang tidak sempurna.

Corrected-grain leather punya beberapa jenis lagi,  kira-kira sepatu kamu masuk kategori diatas atau yang dibawah ini??

A. Pull-up Leather

Bahan ini banyak dipakai untuk mebuat sepatu  santai maupun sepatu ngantor. Jenis kulit ini telah melalui proses koreksi dengan pewarnaan menggunakan anilin yang menyatu dengan minyak pada kulit. Karakterstiknya adalah :

  • Lentur : Kulit jenis  ini sangat lentur dan memiliki  daya tahan yang tinggi.  Teksturnya juga lembut dan elastis. Kalo kamu meregangkan atau menarik kulis jenis ini, maka akan ada efek perubahan warna menjadi lebih terang, karena itulah kulit ini dinamakan pull- up.
  • Patina : Semakin lama sepatu akan terlihat keren karena terbentuknya patina yang disebabkan oleh kandungan minyak alami pada kulit
  • Gampang Tergores : Kulit pull-up mudah tergores, tapi kamu jangan khawatir, tinggal digosok pakai tangan, kulit akan kembali ke bentuk semula

 

B. Crazy Horse Leather

Ini bukan kulit kuda gila yaa..

Dinamakan seperti ini karena kulit jenis ini populer untuk dibuat pelana kuda. Kulit ini pada dasarnya sama dengan kulit pull-up, yang membedakannya adalah pengaplikasian lilin (wax) pada permukaan kulit yang telah dihaluskan.

Wax ini akan memperkuat serat pada kulit,. Semakin sering dipakai, secara alami sepatu bermaterial crazy horse akan penuh dengan goresan yang menghasilkan tampilan vintage-nya.

 

C. Suede Leather

Ini adalah jenis kulit yang lembut dan rentan seperti namanya Suede.

Nama suede berasal dari bahasa Perancis “Gants de suède”, yang artinya “sarung tangan Swedia”. Jenis kulit ini pertama kali dihasilkan di Swedia untuk sarung tangan wanita, lalu dibawa ke Perancis, kemudian dari Perancis disalurkan ke seluruh dunia

Karakteristik kulit suede antara lain :

  • Lembut : Kulit dengan ciri khas tekstur yang berbulu halus, tidak mengkilap, dan lembut merupakan hasil olahan dari sisi dalam kulit yang disamak.
  • Rentan : Karakteristik kulit suede yang lembut, berserabut, dan berpori membuatnya sangat rentan terhadap kotoran.

 

D. Nubuck Leather

Sepintas kulit nubuck mirip dengan kulit suede karena sama-sama halus dan tipis. Tapi bahan nubuck ini lebih halus dan lebih tipis.

Beberapa karakteristik kulit nubuck :

  • Bisa Berubah Warna : sepatu berbahan nubuck akan berubah warnanya menjadi gelap saat basah dan kembali ke warna aslinya setelah kering.
  • Berpori : Dengan tekstur kulit yang memiliki pori, sepatu dari jenis kulit ini tidak mudah bau dan tidak panas saat dipakai karena adanya sirkulasi udara melaui pori-pori.
  • Halus, namun Tangguh : Kulit nubuck diproses dengan ampelas, sehingga teksturnya lebih lembut dan velvety, namun karena dari kulit bagian luar, kulit nubuck memiliki ketahanan yang lebih tinggi dibandingkan kulit jenis lainnya dan sering dipakai di sepatu-sepatu berkualitas tinggi.

 

E. Vegetable-tanned Leather

Jneis kulit ini memiliki warna, tekstur dan tampilan yang lebih alami dan organik, karena vegtan leather adalah jenis kulit yang proses penyamakannya menggunakan tanin nabati yang dapat ditemui pada kulit kayu, akar-akar, daun, atau bahkan buah-buahan.

Tanin nabati yang merupakan senyawa polifenol akan memberi warna pada kulit (biasanya coklat gelap), kelenturan, dan kepadatan kulit.

Sepatu yang terbuat dari jenis kulit vegtan leather ini terkenal mahal, karena pembuatan sepatu menggunakan material kulit vegtan memerlukan pengrajin yang terampil dan berpengalaman. Selain itu, waktu produksi yang dibutuhkan cukup lama, yaitu sekitar 2 bulan.

Jadi kamu gak mau dong, kalo sepatu kulit mahal kamu malah jadi rusak karena salah tritmen dalam mencuci.

Setelah mengetahui sepatu kamu terbuat dari jenis kulit apa, selanjutnya adalah bagaimana cara mencucinya.

 

Mencuci Sepatu Kulit

Kamu bisa mencuci sepatu kulit agar tampak bersih dan baru, terlebih lagi adalah agar sepatu tidak menjadi bau. Tapi kamu harus memperhatikan cara mencucinya agar tidak rusak.

Untuk menghindari kerusakan sepatu kulit saat dicuci, perhatikan beberapa hal berikut ini

  • Jangan menyikat permukaan sepatu dengan sikat baju ( yang kasar )
  • Jangan menggunakan mesin cuci, baik untuk mencuci atau pmenegringkan. ( Baca : cara mengeringkan sepatu menggunakan mesin cuci )
  • Jangan membasahi sepatu dengan banyak air.
  • Jangan menjemur sepatu kulit dibawah terik matahari.

Untuk mencui sepatu kulit secara baik dan benar, kamu perlu menyiapkan beberapa peralatan  seperti dibawah ini

  • Air
  • Lap Micro Fiber
  • Sikat khusus sepatu
  • Sikat gigi bekas
  • Cairan pembersih sepatu
  • Parfum sepatu

Cara mencucinya sebagai berikut

  1. Bersihkan sepatu dari kotoran / tanah menggunakan sikat gigi bekas
  2. Masukkan sikat sepatu kedalam air, lalu tiriskan
  3. Semprotkan cairan pembersih sepatu keatas sikat yang basah
  4. Gososk perlahan hingga keluar busanya. Busa dari cairan pembersih sepatu ini biasanya tidak meninggalkan bercak seperti busa deterjen
  5. Lap menggunakan Microfiber
  6. Semprot menggunakan parfum sepatu
  7. jemur dengan cara di angin-anginkan saja.

Agar lebih mudah, kamu bisa menonotn video 2 menit cara mencuci sepatu kulit dibawah ini.

Sepatu kulit yang bisa dicuci menggunakan methode ini adalah kenis sepatu kulit yang memeiliki permukaan kasar, sedangkan untuk sepatu yang berbahahan suiede ( beludru ) jangan menggunakan methode ini.

Begitu pun dengan sepatu kulit yang berbahan licin ( sepatu kantor ) jangan dicuci menggunakan cara ini.

 

Mencuci Sepatu Bahan Suede / Nubuck

Untuk mencuci dan memebrsihkan sepatu kulit berbahan suede, gunakan hanya produk pembersih sepatu yang tidak mengandung lilin. Kulit suede memiliki bulu-bulu lembut pada permukaannya. Jadi, kalau kamu menggunakan pembersih berbahan lilin, maka bulu-bulu ini akan saling menempel, dan hasilnya akan tampak ‘menggelikan’, sama sekali tak indah dipandang.

Untuk menjaga agar sepatu suede kamu tetap bersih dan tidak bau lakukan langkah-langkah berikut ini:

  1. Bersihkan debu dan kotoran pada bagian sol sepatu ( luar ) menggunakan cairan pembersih sepatu dengan dicampur sedikti air.
  2. Gosok perlahan-lahan hingga bersih
  3. Bersihkan dengan lap micro fiber atau handuk yang lembut
  4. Semprotkan pemberish sepatu pada sikat halus
  5. Gosokkan pada permukaan kulit sepatu dengan satu arah
  6. Jika sudah selesai, kamu bisa semprotkan parfum khusus sepatu
  7. Jemur sepatu dengan cara mengangin-anginkanya hingga kering

 

Contoh Produk Pembersih Sepatu

Membersihkan Sepatu Kulit

Untuk sepatu kulti berbahan yang licin seperti sepatu kantor, kamu bisa melakukan perawatan dengan cara membersihkan debu dan kotoran pada permukaan sepatu dengan sikat semir (shoeshine) atau kain lembab.

Kamu juga bisa menggunakan semir dengan menggunakan sikat atau kain untuk mengoleskannya pada kulit. Hasil terbaik dapat diperoleh bila Anda membiarkan semir bekerja semalam dalam ruangan hangat.

Selanjutnya kamu bisa menggosoknya dengan sikat sepatu (sikat bulu kuda).

Semir sepatu (cream or paste polish) melembabkan kulit lembut dan membuat kulit sepatu tetap flexible, meresap dalam kulit dan memberi kesempatan kulit untuk ‘bernafas’.

Sementara semir yang mengandung lilin (wax polish) mengilapkan kulit jauh lebih baik dari cream, tetapi membuat kulit sepatu jadi kering.

 

Membersihkan Sepatu kulit keras

Celupkan kain katun lembut dalam air hangat dengan sabun, lalu peraslah. Bersihkan sepatu dengan kain ini, tetapi jangan biarkan sepatu jadi basah. Bekas-bekas jari dapat dihilangkan dengan kain dan sedikit cuka. Dan sepatu bisa dikilapkan kembali dengan kain katun lembut.

 

Membersihkan Sepatu Kulit Bau

Setelah dipakai berkali-kali sepatu biasanya memunculkan bau-bauan tak sedap, kamu bisa menyemprotkan air freshener pada sepatu. Semprotkan setelah beberapa saat sepatu diangin-anginkan. Jangan sungkan pula untuk mengganti bantalan sepatu (insoles) usang dengan yang baru.

 

Membersihkan Sepatu Kulit Basah

Kalau sepatu kamu basah, segera tiriskan dengan meletakkan kertas koran dalam sepatu. Letakkan sepatu dalam posisi miring, atau dalam posisi berdiri agar lebih cepat kering. Kalau hanya sedikit basah atau lembab, kamu bisa menyelipkan shoetree agar sepatu lekas kering.

Awas! Jangan coba untuk mempercepat proses pengeringan dengan pengering rambut (hairdryer) atau dengan meletakkan sepatu di atas pemanas (heater). Cara ini justru akan membuat bahan kulit menjadi keras dan tak lentur, serta meninggalkan bekas-bekas basah yang tak sedap dipandang.

 

Membersihkan Sepatu Kulit dari Bekas Permen Karet

Untuk menghilangkan permen karet di sepatu (tergantung bahan sepatu), sebaiknya Anda membungkus sepatu dengan handuk, dan membiarkan bagian yang terkena permen karet tidak terlindung handuk. Letakkan sepatu di lemari pendingin, hingga permen karet menjadi keras dan beku. Kemudian gunakan pisau untuk membuang permen karet beku.

 

 




Tidak menemukan solusi yang anda cari? silahkan kirim email kepada redaksi anekacara.com dengan permasalahan serta solusi yang anda inginkan. Kirim kan email ke : redaksi@anekacara.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *