5 Cara Mengurus Asuransi Kecelakaan Jasa Raharja ( Gak Ribet )

Siapapun tidak ingin menjadi korban kecelakaan, tapi setiap korban kecelakaan di darat, laut dan udara akan mendapat santunan dari Jasa Raharja. Berdasarkan Peraturan Mentri Keuangan RI No.15 dan 16 /PMK.10/2017 Tanggal 13 Februari 2017, besaran santunan bagi korban kecelakaan lalu lintas darat/laut/udara untuk meninggal dunia dan cacat tetap sebesar Rp. 50.000.000,-

Mengurus santunan kecelakaan Jasa Raharja  juga tak sesulit yang dibayangkan, pengisian formulir pengajuan santunan bisa dilakukan secara online bahkan santunan bisa diantarkan kerumah.

Berikut ini adalah cara mengurus santunan kecelakaan Jasa Raharja yang mudah dilakukan.

 

1.Siapakah Yang Berhak Mendapat Santunan Kecelakaan?

Sebelum anda repot kesana-kemari untuk mengurus santunan kecelakaan, pastikan jika korban kecelakaan yang akan anda tangani termasuk korban laka yang ditanggung Jasa Raharja sesuai  UU No 33 Tahun 1964 Jo PP No 17 Tahun 1965 tentang Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang Umum.

Dalam UU tersebut dijelaskan jika,

  1. Korban yang berhak atas santunan adalah setiap penumpang sah dari alat angkutan penumpang umum yang mengalami kecelakaan diri, yang diakibatkan oleh penggunaan alat angkutan umum, selama penumpang yang bersangkutan berada dalam angkutan tersebut, yaitu saat naik dari tempat pemberangkatan sampai turun di tempat tujuan.
  2. Bagi penumpang kendaraan bermotor umum (bus) yang berada di dalam tenggelamnya kapal ferry, maka kepada penumpang bus yang menjadi korban diberikan santunan ganda.
  3. Sedangkan bagi korban yang jasadnya tidak diketemukan dan/atau hilang, penyelesaian santunan didasarkan kepada Putusan Pengadilan Negeri.

Selanjutnya, UU No 34 Tahun 1964 Jo PP No 18 Tahun 1965 tentang Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan menjelaskan bahwa:

  1. Korban yang berhak atas santunan adalah setiap orang yang berada di luar angkutan lalu lintas jalan yang menjadi korban akibat kecelakaan dari penggunaan alat angkutan lalu lintas jalan serta setiap orang atau mereka yang berada di dalam suatu kendaraan bermotor dan ditabrak, dimana pengemudi kendaraan bermotor yang penyebab kecelakaan, termasuk dalam hal ini para penumpang kendaraanbermotor dan sepeda motor pribadi.
  2. Bagi pengemudi yang mengalami kecelakaan merupakan penyebab terjadinya tabrakan dua atau lebih kendaraan bermotor, maka baik pengemudi maupun penumpang kendaraan tersebut tidak dijamin dalam UU No 34/1964 jo PP no 18/1965 termasuk korban pejalan kaki atau pengemudi/penumpang kendaraan bermotor yang dengan sengaja menerobos palang pintu kereta api yang sedang difungsikan.

 

2.Prosedur Pengajuan Santunan Kecelakaan Jasa Raharja

Jika korban kecelakaan yang anda tangani termasuk dalam kategori diatas, anda bisa langsung melanjutkan dengan prosedur pengajuanya.

Prosedur pengajuan santunan Jasa Raharja dapat dilihat seperti dalam infographic berikut ini :

Jika anda masih belum yakin dan tidak tau apa yang harus dilakukan, silahkan anda menghubungi Jasa Raharja melalui :

Jelaskan kronologis kecelakaan dengan detail agar petugas bisa mendapat informasi dan melakukan tindakan yang tepat untuk anda.

Jika anda ingin mengurus sendiri pengajuan santunan kecelakaan ini, bisa dimulai dengan mengisi formulir  pengajuan santunan.

Formulir ini bisa diisi seara online di https://www.jasaraharja.co.id/layanan/formulir-pengajuan-santunan

Isi semua data-data dengan lengkap dan benar, anda juga perlu mengupload beberapa dokumen seperti KTP, kwitansi asli dari RS, surat keterangan kesehatan, surat keterangan ahli waris.

Setelah semua isian terpenuhi dengan lengkap dan terkirim sengan sukses, anda tinggal menunggukarena proses selanjutnya adalah akan dilakukan penelitian dokumen  dan prosespengajuan santunan akan dimulai.

 

prosedur pengajuan santunan kecelakaan jasa raharja

3.Besaran Santunan Kecelakaan Jasa Raharja

Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan RI No.15&16/PMK.010/2017 Tanggal 13 Februari 2017, besaran santunan bagi korban kecelakaan lalu lintas darat/laut/udara:

JENIS SANTUNAN JENIS ALAT ANGKUTAN
DARAT, LAUT (RP.) UDARA (RP.)
Meninggal Dunia Rp 50.000.000,- Rp 50.000.000,-
Cacat Tetap (Maksimal) Rp 50.000.000,- Rp 50.000.000,-
Perawatan (Maksimal) Rp 20.000.000,- Rp 25.000.000,-
Penggantian Biaya Penguburan
(Tidak mempunyai ahli waris)
Rp 4.000.000,- Rp 4.000.000,-
Manfaat Tambahan
Penggantian Biaya P3K
Rp 1.000.000,- Rp 1.000.000,-
Manfaat Tambahan
Penggantian Biaya Ambulance
Rp 500.000,- Rp 500.000,-

 

4.Ahli Waris & Kadaluarsa Santunan




Tidak menemukan solusi yang anda cari? silahkan kirim email kepada redaksi anekacara.com dengan permasalahan serta solusi yang anda inginkan. Kirim kan email ke : redaksi@anekacara.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *