10 ++ Cara Merawat Softlens Yang Benar Agar Aman dan Nyaman Untuk Mata Cantik Kamu

Kamu pasti ingin agar softlens kesayangan yang bikin tampilan kamu begitu berkelas dalam kondisi bagus, aman untuk kesehatan mata dan nyaman saat digunakan.

Perawatan yang salah pada softlens akan membuat harapan kamu itu menjadi sia-sia.

Agar softlens yang kamu gunakan menjadi lebih awet tapi tetap aman dan nyaman digunakan, ada beberapa perawatan yang harus kamu lakukan.

Tapi jangan khawatir karena tips perawatan softlens yang akan dibagikan dalam artikel ini sangat mudah dilakukan.

Meskipun mudah dilakukan, tapi kamu harus tetap teliti dan telaten melakukanya agar hasil yang didapat menjadi maksimal.

Tips merawat softlens

Tips perawatan softlens ini sangat mudah dilakukan dan jika dilakukan dengan baik dan benar, hasilnya akan bikin kamu terkagum-kagum.

Dan kamu akan bangga dengan diri kamu sendiri.

1. Sterilkan tangan

Sebelum mulai melakukan perawatan dan terlebih saat akan menggunakan softlens, pastikan tangan kamu steril, tidak hanya sekedar bersih.

Kamu bisa menggunakan sabun bayi atau sabun anti bakteri untuk membersihkan tangan. Cairan antiseptic juga bs akamu jadikan pilihan yang bagus untuk mensterilkan tangan.

Hindari mencuci tangan dengan sabun yang mengandung pewangi, sebab parfum di dalamnya bisa membuat tangan kamu menyimpan zat kimia.

Zat kimia yang melekat pada jari yang digunakan untuk menyentuh softlens bisa mempengaruhi kualitas kejernihan softlenses sehinga nanti bisa mengganggu penglihatan ketika softlens dipakai.

Baca Juga :  Tampil Cantik Dengan Gaya Rambut Pendek 2015

Pakailah handuk kering dari serat yang bagus untuk mengeringkan tangan.

2. Bersihkan softlens dengan cairan khusus

Selalu gunakan cairan pembersih softlens yang direkomendasikan oleh pembuat softlens dan hindari menggunakan cairan pembrsih softlense abal-abal.

Fungsi pembersih ssoftlense ini sangat vital untuk mengatasi bakteri dan kotoran yang ada pada softlense, oleh karena itu pastikan kamu membrikan perhatian extra pada cairan pemberish sofltlense yang berkualitas.

cairan pemebrish lensa yang direkomendasikan
Salah satu merek pemebrsih softlens yang direkomendasikan

Sebelum membersihkan softlens pastikan kamu telah mensterilkan tangan terlebih dulu. Kemudian taruh softlens di telapak tangan.

Tetesi dengan cairan khusus secukupnya.

Gosok softlens perlahan menggunakan jari telunjuk saja sampai bersih. Kemudian bilas lagi softlens tersebut dengan cairan solution.

Awas! Jangan sembarangan membersihkan softlens dengan air keran. Sebab air keran kemungkinan telah tercemar dan tidak 100% steril.

3. Awas Kuku Panjang

Punya kuku panjang yang cantik dan terawat memang akan bikin kamu tampil lebih percaya diri, tapi kamu harus waspada saat akan membersihkan dan terutama saat akan menggunakan soft lensa kamu.

Tentu kamu gak ingin dong, kuku panjang cantik kamu merobek softlense dan mencolok mata saat kamu memasang softlens.

Pastikan kuku kamu pendek dan ujungnya halus. Mengapa demikian? Sebab pemasangan softlens tentunya melibatkan ujung jari.

Coba bayangkan bila kuku kamu panjang dan tajam, tentu saja softlens yang sifatnya tipis itu bisa sobek. Selain itu, bila kuku kamu pendek tentunya akan lebih mudah untuk memasang softlens ke mata.

 

4. Make-Up dulu baru pakai softlens

Mungkin kamu pernah dengar kekonyolan seperti ini, ketika softlense dipakai duluan sebelum make-up.

Don’t do that girls..!

Usahakan menggunakan make-up dulu hingga selesai, baru kamu bisa memasang softlens.

Baca Juga :  Bagaimana cara membedakan softlens terbalik atau tidak?

Sebab serbuk-serbuk seperti bedak, eyeshadow dan semacamnya dapat masuk ke softlens dan membuat mata kamu iritasi.

5. Periksa tanggal kadaluarsa cairan

Produk yang sudah kadaluarsa tentu sudah tak layak lagi untuk digunakan, terutama cairan untuk softlens.

Kamu jangan sampai nekat memakai cairan yang sudah kadaluarsa ya! Penggunaan cairan yang lewat dari tanggal kadaluarsa dapat mempengarungi kualitas softlens dan juga berdampak buruk pada penglihatan.

 

6. Rendam softlens bila tidak dipakai

Biasakan menyimpan softlense yang elah selesai kamu gunakan kedalam tempat khusus yang sudah diberi cairan untuk menjaga kelembaban softlense.

Dengan melakukan perawatan ini sotlense akan lebih awet dibandingkan softlens yang dibiarkan mengering begitu saja.

Seperti yang kamu ketahui, softlens yang lembap akan lebih lentur dan mudah ketika dipasang.

 

7. Jaga kebersihan kotak softlens

Menjaga kebersihan kotak softlens sama pentingnya dengan menjaga kebersihan softlens itu sendiri. Pastikan wadah untuk menyimpan softlens ini selalu bersih dan steril. Kebersihan softlens berawal dari tempat penyimpanannya.

Bersihkan kotak softlens dengan merendamnya ke dalam air panas supaya terbebas dari kuman maupun bakteri.

 

8. Ganti tempat softlens 3 bulan sekali

Bila kamu sudah rajin membersihkannya, lens case atau wadah softlens tetap ada masa pakai yang harus diperhatikan. Paling tidak, gantilah wadahnya tiap 3 bulan sekali agar softlens kamu selalu steril.

 

9. Jangan pakai softlens seharian

Ini adalah hal terpenting yang kadang sering diabaikan banyak orang. Hindarilah menggunakan softlens lebih dari 12 jam. Sebab hal semacam itu hanya akan membuat mata kamu mengalami iritasi.

 

10. Jangan menggunakan softlens ketika tidur

Softlens memang diciptakan untuk selalu basah atau lembap. Nah, ketika tidur mata kamu otomatis akan tertutup dan tak ada gerakan akomodasi mata yang bisa membasahi permukaan softlens.

Baca Juga :  Tips Wanita Cantik Setiap Hari Dengan Biaya Murah, Ini Solusinya

Hal ini bisa mengganggu kenyamanan dan membuat softlens kamu cepat mengering dan rusak.

Tips Tambahan

Memakai softlens menyebabkan mata kamu menjadi lebih sensitif terhadap sinar matahari. Pakailah kacamata hitam dengan perlindungan total UV atau topi pinggiran lebar ketika di bawah sinar matahari.

Softlens memiliki dua sisi yang berbeda, sisi dalam dan sisi luar. Dengan mengenali kedua sisi ini akan memberikan kenyamanan disaat memakai softlens. Memakai softlens dengan sisi luar menempel pada mata kamu akan membuat pemakain lebih tidak nyaman dari biasanya.

Cara membedakan sisi dalam dan sisi luar. Sisi luar (yang tidak bersinggungan dengan mata) memiliki warna yang lebih terang dari pada sisi dalam, selain itu kamu juga bisa membedakan sisi dalam dan sisi luar dari bentuknya berikut ini;

Letakan pada ujung telunjuk dan lihatlah softlens kamu dari samping. Jika softlens berbentuk seperti “cangkir” dengan bagian atasnya melebar ke arah luar maka sisi yang bersinggungan dengan telunjuk kamu adalah sisi luar.

Jika ia tampak seperti huruf “U” maka sisi yang bersinggungan dengan telunjuk kamu adalah sisi dalam, atau dengan kata lain softlens kamu dalam keadaan terbalik untuk dipakai.

Jika kamu mengalami iritasi disaat pemakaian, hentikan pemakaian sampai kamu benar-benar sembuh dari iritasi.

Jangan memakai softlens bekas orang lain, hal ini akan menyebarkan infeksi atau partikel dari mata mereka ke kamu.

Bagaimana? Apa kamu punya tips lain dalam merawat softlense?

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *