Cara Memperbaiki

cara cek kapasitor mesin cuci masih bagus tau sudah rusak

Kapasitor mesin cuci adalah salah satu komponen penting yang berfungsi untuk membantu memulai dan mempertahankan putaran motor pada mesin cuci. Jika kapasitor mesin cuci rusak, maka mesin cuci tidak akan bekerja dengan baik, seperti tidak berputar, tidak mengeluarkan air, atau bahkan tidak menyala sama sekali. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk mengetahui cara cek kapasitor mesin cuci masih bagus atau sudah rusak.

Ada beberapa cara untuk mengecek kapasitor mesin cuci, yaitu dengan menggunakan alat bantu seperti multitester atau avometer, atau tanpa alat bantu dengan menggunakan aliran listrik. Berikut ini adalah penjelasan lengkap tentang cara cek kapasitor mesin cuci dengan kedua metode tersebut.

Cara Cek Kapasitor Mesin Cuci dengan Multitester

Multitester atau avometer adalah alat yang digunakan untuk mengukur besaran listrik, seperti tegangan, arus, hambatan, dan kapasitansi. Untuk mengecek kapasitor mesin cuci dengan multitester, kita perlu mengetahui nilai kapasitansi dari kapasitor tersebut. Nilai kapasitansi biasanya tertera pada badan kapasitor, dengan satuan microfarad (µF).

Berikut ini adalah langkah-langkah untuk mengecek kapasitor mesin cuci dengan multitester:

  1. Lepaskan kapasitor mesin cuci dari kabel-kabel yang terhubung dengannya. Pastikan kapasitor dalam keadaan tidak bermuatan listrik. Jika perlu, lakukan proses discharging dengan menyentuhkan kedua terminal kapasitor dengan kawat atau obeng yang terisolasi.
  2. Atur multitester ke mode pengukuran kapasitansi. Jika multitester tidak memiliki mode tersebut, gunakan mode pengukuran hambatan (ohm). Pilih skala yang sesuai dengan nilai kapasitansi kapasitor. Misalnya, jika nilai kapasitansi kapasitor adalah 10 µF, pilih skala 20 µF atau lebih besar.
  3. Hubungkan probe multitester ke terminal kapasitor. Tidak masalah apakah probe merah atau hitam yang terhubung ke terminal positif atau negatif, karena kapasitor adalah komponen yang tidak polar.
  4. Baca hasil pengukuran pada layar multitester. Jika multitester memiliki mode pengukuran kapasitansi, maka hasilnya akan langsung menunjukkan nilai kapasitansi kapasitor dalam satuan µF. Jika multitester menggunakan mode pengukuran hambatan, maka hasilnya akan menunjukkan nilai hambatan kapasitor dalam satuan ohm. Nilai hambatan kapasitor akan berubah-ubah dari besar ke kecil, hingga mencapai nol atau mendekati nol. Ini menunjukkan bahwa kapasitor sedang mengisi dan mengosongkan muatan listriknya.
  5. Bandingkan hasil pengukuran dengan nilai kapasitansi kapasitor yang tertera pada badan kapasitor. Jika hasil pengukuran sesuai atau mendekati nilai kapasitansi kapasitor, maka kapasitor masih bagus dan layak digunakan. Jika hasil pengukuran jauh berbeda atau tidak menunjukkan angka sama sekali, maka kapasitor sudah rusak dan perlu diganti.
Baca Juga :  Mesin Cuci Mogok di Tengah Cucian? Jangan Panik, Ini Solusinya!

Cara Cek Kapasitor Mesin Cuci Tanpa Alat Bantu

Jika kita tidak memiliki multitester atau avometer, kita masih bisa mengecek kapasitor mesin cuci dengan menggunakan aliran listrik. Namun, metode ini memiliki resiko yang lebih tinggi, karena kita harus berhati-hati dalam menangani listrik. Pastikan kita memakai alat pelindung diri, seperti sarung tangan karet, sepatu karet, dan kacamata pelindung.

Berikut ini adalah langkah-langkah untuk mengecek kapasitor mesin cuci tanpa alat bantu:

  1. Lepaskan kapasitor mesin cuci dari kabel-kabel yang terhubung dengannya. Pastikan kapasitor dalam keadaan tidak bermuatan listrik. Jika perlu, lakukan proses discharging dengan menyentuhkan kedua terminal kapasitor dengan kawat atau obeng yang terisolasi.
  2. Siapkan dua kabel berukuran cukup besar. Pasangkan masing-masing dari kedua ujung kabel pada terminal kapasitor.
    Tancapkan kedua ujung lain kabel pada stop kontak yang ada di arus listrik secara singkat. Hati-hati, jangan sampai terkena sengatan listrik. Cabut kabel dari stop kontak, kemudian tempelkan kedua ujung kabel tersebut.
  3. Perhatikan apakah terjadi percikan api atau tidak saat kedua ujung kabel bersentuhan. Jika terjadi percikan api, maka itu menunjukkan bahwa kapasitor mesin cuci masih bagus dan layak digunakan. Jika tidak terjadi percikan api, maka itu menunjukkan bahwa kapasitor mesin cuci sudah rusak dan perlu diganti.

Itulah beberapa cara untuk mengecek kapasitor mesin cuci masih bagus atau sudah rusak. Semoga artikel ini bermanfaat dan selamat mencoba!

Print Friendly, PDF & Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *