Cara Cek Oli Mobil, Praktis dan Efektif Gak Perlu Ke Bengkel

Cara mengetahui kondisi oli mobil bisa dilakukan dengan memperhatikan lampu indikator oli, jika indikator tersebut mati dalam waktu kurang dari 3 detik setelah mesin mobil dinyalakan, tandanya oli masih dalam kondisi baik, tapi terkadang anda merasa perlu untuk cek oli mobil secara manual. Pengecekan secara manual ini akan membuat anda lebih yakin dengan kondisi oli mobil anda. Apakah perlu diganti, ditambah atau dikurangi.

Dengan mengikuti tips cara cek oli mobil di bawah ini, Anda bisa mengetahui kondisi oli melalui warnanya. Jika warna oli terlalu gelap, artinya oli tersebut sudah kotor dan perlu dilakukan penggantian oli. Cara mengecek oli mobil ini dapat diterapkan untuk merek dan jenis mobil apa saja, seperti innova, honda jazz, xenia, avanza, panther, apv dan juga mobil matic.

 

Cara Cek Oli Mobil

Cara mengecek oli mobil ini bisa anda lakukan sendiri, tak perlu datang ke bengkel. Pengecekan ini akan lebih optimal jika dilakukan pada saat mesin mobil dalam kondisi dingin.

Untuk langkah-langkah mengecek oli mobil sendiri lakukan seperti dibawah ini.

  1. Posisikan mobil anda / parkir mobil di tempat yang rata, agar posisi oli didalam mesin seimbang
  2. Jika mesin sempat dihidupkan, sebaiknya and amenunggu kondisi mesin dan oli menjadi dingin.
  3. Buka kap mesin mobil dan siapkan kain lap untuk menarik dipstick (stik oli).
  4. Dipstick biasanya berada di bagian atas bongkahan mesin, lalu bersihkan ujungnya dengan kain lap. Perlu diingat dipstick jang sampai terbalik (ujungnya di posisi atas), karena untuk mengetahui oli berada di level mana. Pada ujung dipstick terdapat dua tanda, yaitu F (full) dan E (empty).
  5. Kemudian masukkan kembali stik oli hingga ujung dan tarik kembali stik oli keluar untuk melihat level oli mesin.
Baca Juga :  Cara Bayar Denda Tilang Online

 

Agar lebih mudah dalam untuk mengecek oli mobil, perhatikan video 1,5 menit panduan mengecek oli berikut ini :

 

Cara Membaca Hasil Pada Dipstick Oli Mobil

Hasil pengecekan menggunakan dipstick ini akan memberi informasi kondisi oli anda yakni :

  1. Kondisi LOW ( L ). Jika oli mobil anda pada posisi ini, artinya kapasitas oli kurang dan harus ditambah. Ada kemungkinan oli mesin bocor atau terdapat rembesan oli di sekitar mesin.
  2. Oli Normal atau posisi berada di antara LOW dan Full, artinya kapasitas oli tidak ada masalah
  3. Oli Berlebihan atau posisi berada di atas tanda Full, artinya oli terlalu penuh. Jika oli mesin terlalu banyak dapat menyebabkan mesin berat saat jalan akibat poros mesin yang terendam oleh oli.

Selain volume oli yang dipantau, anda juga harus melihat kondisi oli mesin dengan memperhatikan warnanya. Jika warna oli terlalu gelap, artinya oli tersebut sudah kotor dan perlu dilakukan penggantian oli.

Tips saat memeriksa oli mesin

Jika hasil pengecekan menunjukkan oli mesin terlalu banyak atau berada diatas indikator FULL , itu akanmembuat mesin mobil menjadi berat karena poros mesin yang terendam oleh oli.

Jika level oli mobil berada dibawah LOW, artinya oli mesin kurang, hal yang perlu dilakukan adalah

  1. Periksa kilometer servis kemungkinan sudah mendekati waktu service untuk ganti oli, kapan saat nya ganti oli? Pabrikan menyarankan untuk mengganti oli mesin dan filter olinya setiap kelipatan 5000 kilometer.
  2. Periksa kemungkinan oli mesin bocor atau terdapat rembesan oli atau oli rembes pada sekitar mesin.
  3. Tambahkan oli mesin hingga pada level normal.

Dengan mengikuti cara cek oli mobil di atas, anda tak perlu repot-repot kebengkel karena semua bisa dilakukan secara mandiri tanpa menggunakan alat-alat yang rumit.

Baca Juga :  Cara Gadai BPKB di Adira Finance ( Agar Cepat Cair )

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *