Cara Menghitung Usia Kehamilan ( Jika Haid Tidak Lancar )

Cara menghitung usia kehamilan setelah haid bisa dilakukan secara manual menggunakan kalender, anda juga bisa menggunakan aplikasi menghitung usia kehamilan online, tapi jika anda lupa hpht atau jika haid tidak teratur, anda masih bisa mengetahui uumr kehamilan dengan rumus menghitung usia kehamilan dalam kebidanan atau menggunakan kalklulator kehamilan menurut dokter.

Masing masing cara menghitung kehamilan yang banyak jenisnya memiliki kelebihan dan kekurangan, oleh karena itu sesuaikan dengan kondisi anda.

Mungkin anda bertanya, apakah cara menghitung usia kehamilan ini valid?

Jawabanya tentu saja tidak ada methode yang 100% valid, semua bersifat prediksi saja, namun demikian methode-methode ini sudah banyak dipergunakan dan diakui secara klinis sebagai methode terbaik untuk mengetahui masa kehamilan.

Sebelum mulai menghitung usia kehamilan dan taksiran kelahiran, sebaiknya anda fahami dulu proses terjadinya kehamilan.

Agar anda bisa mengetahuai berapa lama kehamilan setelah berhubungan badan.

 

Proses Kehamilan

Kehamilan adalah bertemunya sel telur dan sel sperma di dalam indung telur (ovarium) wanita, lalu berlanjut ke pembentukan zigot, perlekatan di dinding rahim, pembentukan plasenta, dan pertumbuhan serta perkembangan hasil konsepsi/kehamilan sampai cukup waktu (aterm).

Sel telur diproduksi oleh ovarium ( Indung telur ) wanita, prosesnya disebut Ovulasi. Dalam 1 bulan, wanita melepas satu sel telur kedalam rahim dan bertahan hanya dalam waktu 24 saja.

Sel telur ini harus segera dibuahi oleh sperma, jika tidak terjadi pembuahan maka sel telur akan mati dan terjadi menstruasi.

proses kehamilan

Sperma harus bergerak menuju sel indung telur dengan waktu antara 45 menit sampai dengan 12 jam, tergantung dari kekuatan sperma bertahan dalam  kandungan basa vagina, menembus lendirs serviks menuju tuba falopi dan bertemu dengan sel telur lalu menembus ke inti sel telur.

Jika sperma tidak mampu bertemu dengan sel telur, maka sperma mampu bertahan dalam tubuh wanita sampai 7 hari.

Baca Juga :  10 Cara Agar Cepat Hamil ( Aman, Alami dan Nyaman )

Jika wanita melepaskan sel telur pada masa ini, kesempatan untuk bisa hamil masih terbuka lebar. Jadi usia kehamilan tidak bisa dihitung dari hari terakhir berhubungan badan, tapi dari hari terakhir haid.

 

Jika Hasil Hitungan Kehamilan Tidak Sama ( HPHT vs USG)

Satu hal yang membuat bingung adalah sering terjadi perbedaan usia kandungan dan janin jika mengunakan methode penghitungan yang berbeda.

Misalkan usia kehamilan menurut hitungan hpht tidak sama dengan hasil penghitungan usg.

HPHT adalah hari pertama haid terakhir, ini adalah parameter paling penting untuk menghitung usia kehamilan anda.

Perhitungan usia kehamilan menggunakan rumus HPHT hanya berlaku untuk wanita yang siklus haidnya tepat 28 hari.

Sementara pemeriksaan USG menggunakan gelombang suara frekuensi tinggi untuk menggambarkan perkembangan janin dan juga organ reproduksi yang hasilnya bisa dilihat dalam monitor.

Mengapa hasil perhitungan kehamilan melalui HPHT tidak sama dengan hasil USG? Ini dia jawabanya

  • Ada kisaran normal perbedaan ukuran janin pada usia kehamilan yang sama; artinya janin yang cenderung besar, bisa saja ukurannya sudah seperti janin berusia 30 minggu padahal usia kehamilannya baru 28 minggu;
  • Ada faktor keturunan (genetik) yang mempengaruhi ukuran janin, karena itu ukuran normal selalu dalam bentuk kisaran (rentang). Bila Anda masih bingung, coba perhatikan anak berusia 1 tahun ada yang beratnya 9 kg, sementara bayi 8 bulan juga ada yang beratnya 9 kg dan masih terhitung normal.

Untuk menghitung usia kehamilan dengan lebih akurat, data yang kita pakai adalah data dari USG pada trimester pertama (data USG pada usia kehamilan 4-12 minggu) karena kesalahan perhitungan usia kehamilan dengan usia sesungguhnya hanya 3-7 hari saja.

Sedangkan data USG pada trimester kedua mempunyai lebih kurang akurat untuk menentukan USIA KEHAMILAN, dan USG pada trimester III ( setelah 28 minggu) bisa memiliki kesalahan 2-4 minggu untuk penentuan USIA KEHAMILAN.

Jadi, jika ingin keakuratan usia kehamilan, perhitungan didasarkan pada USG awal, bukan USG akhir.

Baca Juga :  13 Cara Agar Cepat Gemuk ( Tanpa Efek Samping )

 

Jika Siklus Haid Tidak Teratur

Masalah berikutnya yang sering membuat bingung para Ibu hamil dalam menghitung usia kehamilan adalah jika siklus haid tidak teratur.

Normalnya siklus haid itu antara 28-30 hari dalam satu bulan.

Jika anda memiliki siklus haid yang tidak normal, methode menghitung kehamilan terbaik yang bisa digunakan adalah dengan USG.

USG bisa anda lakukan saat usia kehamilan mencapai 6-8 minggu, hasilnya mungkin belum jelas, secara umum anda baru bisa mendapatkan gambaran yang lebih jelas pada usia kehamilan 13 minggu.

USG bisa Anda manfaatkan untuk berbagai tujuan, untuk tujuan medis maupun tujuan nonmedis, seperti untuk melihat jenis kelamin bayi dalam kandungan.

USG selama trimester pertama

Pemeriksaan USG selama trimester pertama kehamilan bisa Anda lakukan untuk tujuan:

  • Memastikan apakah Anda benar sedang hamil
  • Memeriksa detak jantung janin
  • Menentukan usia kehamilan dan perkiraan hari lahir(PHL)
  • Memeriksa kemungkinan hamil kembar
  • Memeriksa kondisi plasenta, rahim, ovarium, dan leher rahim (serviks)
  • Mendiagnosis kehamilan ektopik (ketika telur yang sudah dibuahi sperma tidak menempel di dinding rahim)
  • Mendiagnosis keguguran awal
  • Memantau apakah janin mengalami pertumbuhan yang abnormal

USG selama trimester kedua dan ketiga

Saat usia kehamilan sudah memasuki trimester kedua dan ketiga, Anda bisa melakukan USG untuk tujuan yang lebih banyak, seperti:

  • Memantau pertumbuhan janin
  • Mengetahui posisi janin, apakah janin berada dalam posisi sungsang, melintang, kepala di bawah (cephalic), atau posisi normal
  • Menentukan jenis kelamin bayi
  • Memastikan apakah Anda mempunyai kehamilan kembar
  • Memeriksa plasenta apakah bermasalah, seperti plasenta previa dan abrupsio plasenta
  • Memeriksa apakah bayi Anda berpotensi mengalami Down syndrome (biasanya dilakukan pada usia kehamilan 13 dan 14 minggu)
  • Memeriksa apakah bayi berpotensi mengalami kelainan bawaan atau cacat lahir
  • Memeriksa apakah bayi dalam kandungan mengalami kelainan struktural atau masalah pada aliran darah
  • Memantau kondisi cairan ketuban
  • Memantau apakah bayi menerima cukup oksigen dan nutrisi
  • Mendiagnosis masalah pada ovarium atau rahim, seperti tumor
  • Mengukur panjang leher rahim
  • Mengetahui apakah Anda membutuhkan tes lain, seperti amniosentesis
  • Memastikan bayi Anda sehat dan tidak mati dalam kandungan
Baca Juga :  Cara Cek Krim di BPOM : Hati-hati Banyak Cream Pemutih Tak Berizin Yang Beredar

 

Menggunakan HPTH (Rumus  Naegele )

Menghitung usia kehamilan menggunakan rumus naegele ini idealnya diperuntukkan bagi anda yang memiliki siklus haid normal antara 28-30 hari.

Selain untuk mengetahi usia kehamilan, penghitungan ini juga bisa digunakan untuk mengetahui hari perkiraan lahir ( HPL )

Cara menghitung kehamilan dengan Rumus Naegele yaitu dengan menambahkan 7 pada tanggal pertama dari haid terakhir (HPHT), kemudian mengurangi bulan dengan 3 dan menambahkan 1 pada tahunnya.

Khusus untuk bulan yang tidak bisa dikurangi 3 ( Januari, Februari, dan Maret ) maka bulannya ditambah 9, tapi tahunnya tetap tidak ditambah atau dikurangi.

Misal hari  pertama terakhir haid anda adalah 18 Agustus 2018, maka bisa dihitung sebagai berikut :

Hari ditambah dengan 7 —- >   18 + 7 = 25

Bulan dikurangi 3 —> 08 – 3 = 5

Maka Perkiraan Hari Lahir nya adalah tanggal 25 Mei 2019.

Lalu bagaimana dengan usia kehamilan saat ini?

Untuk mengetahui usia kehamilan saat ini caranya sangat mudah, 18 Sepetmber 2018 usia kandungan 1 bulan, dan 18 Januari kemarin usia kandunganya 5 bulan.

 

Menggunakan Kalkulator Kehamilan

Aplikasi menghitung usia kehamilan bisa anda pergunakan untuk mengetahui usia kehamilan dan janin. Anda juga bisa mengetahui perkiraan hari lahir dan hal penting lainya.

Kalkulator kehamilan dan kelahiran ini bisa anda gunakan secara mudah karena banyak sekali yang menyediakanya secara online.

Beberapa produsen bagi Ibu hamil seperti Prenagen, Friso juga menyediakan aplikasi ini.

kalkulator kehamilan friso
Aplikasi Penghitung Usia Kehamilan

Jika anda ingin menghitung sendiri usia kehamilan menggunakan kalkulator kehamilan Prenagen silahkan buka aplikasinya dihalaman ini.

 

Penutup

Menghitung usia kehamilan memang diperlukan agar anda bisa mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik.

Menggunakan aplikasi ataupun rumus menghitung kehamilan memang lebih mudah dan praktis dilakukan, akan tetapi hal tersebut memiliki kelemahan.

Hal terbaik yang bisa anda lakukan adalah selalu merujuk dengan informasi dari Bidan dan Dokter yang menangani kehamilan anda.

Semoga bermanfaat.

Referensi :

https://www.liputan6.com/health/read/3572565/5-cara-menghitung-usia-kehamilan-untuk-para-ibu-muda

https://www.popmama.com/pregnancy/first-trimester/donahandayani/cara-menghitung-umur-kehamilan/ful

https://www.orami.co.id/forum/topic/1043/mau-tau-cara-menghitung-kehamilan-dengan-rumus-4-1-3l

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *