Cara Merawat

10 Penyakit Genetik German Shepherd ( Wajib Tau ) dan Cara Mengatasinya

Meski German Shepherddianggap sebagai salah satu ras anjing yang luar biasa, tetapi seperti halnya banyak ras lain, mereka juga mempunyai  Penyakit Genetik German Shepherd yang dapat mempengaruhi kesehatan dan ketangkasan mereka.

Dalam artikel ini, kami akan memandu Anda memahami beberapa penyakit genetik yang umum pada German Shepherd, serta memberikan panduan cara mengatasi atau menanganinya.

Dengan pemahaman yang baik tentang potensi risiko kesehatan ini dan langkah-langkah yang tepat untuk perawatan, Anda dapat memastikan bahwa teman setia Anda tetap sehat dan bahagia selama bertahun-tahun mendatang.

1. Displasia Panggul

Displasia panggul adalah kondisi di mana sendi panggul tidak berkembang dengan benar, menyebabkan ketidakstabilan dan ketidaknyamanan pada anjing. Untuk mengatasi displasia panggul pada German Shepherd, penting untuk memastikan bahwa mereka menjalani diet yang sehat dan seimbang untuk menjaga berat badan yang tepat. Latihan yang teratur dan moderat juga dapat membantu memperkuat otot-otot di sekitar sendi dan mengurangi stres pada sendi. Selain itu, ada terapi medis dan operasi yang tersedia untuk kasus yang lebih parah.

2. Epilepsi

Epilepsi adalah gangguan neurologis yang dapat mempengaruhi German Shepherd, menyebabkan serangan kejang. Jika anjing Anda didiagnosis dengan epilepsi, konsultasikan dengan dokter hewan untuk merencanakan rencana perawatan yang tepat. Ini mungkin melibatkan penggunaan obat antikejang yang diresepkan dan pengelolaan lingkungan yang aman untuk mengurangi risiko serangan.

3. Degenerasi Retina

Degenerasi retina adalah masalah mata yang umum pada German Shepherd dan dapat menyebabkan kebutaan progresif. Untuk mengurangi risiko terjadinya degenerasi retina, hindari lingkungan yang berbahaya bagi mata anjing, seperti paparan sinar matahari yang berlebihan atau zat kimia yang berbahaya. Selain itu, perawatan mata rutin dan pemeriksaan oleh dokter hewan dapat membantu mendeteksi masalah mata sejak dini.

Baca Juga :  Porang : Manfaat, Harga dan Cara Budidaya

4. Pancreatitis

Pancreatitis adalah peradangan pankreas yang bisa sangat menyakitkan bagi German Shepherd. Untuk mencegah pancreatitis, pastikan anjing Anda menerima diet yang sehat dengan makanan rendah lemak dan tinggi serat. Hindari memberikan makanan manusia yang berlemak dan berminyak kepada anjing Anda. Jika anjing Anda didiagnosis dengan pancreatitis, dokter hewan akan meresepkan rencana pengobatan yang tepat, yang mungkin mencakup diet khusus dan penggunaan obat-obatan.

5. Dermatitis Atopi

Dermatitis atopi adalah kondisi kulit yang umum pada German Shepherd dan dapat menyebabkan gatal-gatal, iritasi, dan infeksi kulit. Untuk mengatasi dermatitis atopi, penting untuk mengidentifikasi alergen penyebab dan menghindarinya sesuai dengan kemampuan. Mandi rutin dengan sampo yang direkomendasikan oleh dokter hewan dan pemeliharaan kulit yang tepat juga penting untuk menjaga kulit anjing tetap sehat.

6. Penyakit Jantung Bawaan

Penyakit jantung bawaan dapat mempengaruhi kesehatan German Shepherd. Pemeriksaan kesehatan berkala oleh dokter hewan dan deteksi dini gejala penyakit jantung sangat penting. Pengelolaan kondisi ini dapat melibatkan penggunaan obat-obatan dan perubahan gaya hidup, seperti diet dan latihan fisik yang teratur.

7. Penyakit Autoimun

Penyakit autoimun seperti lupus dapat mempengaruhi German Shepherd. Pengobatan untuk penyakit autoimun melibatkan penggunaan obat-obatan imunosupresif dan manajemen gejala yang mungkin termasuk perubahan diet dan gaya hidup.

Penyakit Genetik German Shepherd

8. Gangguan Pembuluh Darah (Von Willebrand Disease)

Von Willebrand Disease adalah kelainan pembekuan darah yang bisa mempengaruhi German Shepherd. Jika anjing Anda didiagnosis dengan penyakit ini, dokter hewan akan meresepkan pengobatan yang tepat dan memberikan saran tentang tindakan pencegahan yang harus diambil, seperti menghindari cedera yang bisa menyebabkan perdarahan berlebihan.

9. Gastric Dilatation-Volvulus (GDV)

GDV atau “bloat” adalah kondisi darurat medis yang sering terjadi pada German Shepherd. Pencegahan GDV melibatkan memberikan makanan dalam porsi kecil, menghindari aktivitas fisik yang berlebihan setelah makan, dan mempertimbangkan operasi pencegahan yang disebut gastropexy.

Baca Juga :  Manfaat Buah Tin dan Cara Menanamnya : Panduan Praktis

10. Hypothyroidism

Hypothyroidism adalah gangguan kelenjar tiroid yang dapat mempengaruhi German Shepherd. Pengobatan melibatkan suplementasi hormon tiroid dan manajemen gejala yang mungkin termasuk perubahan diet dan gaya hidup.

Melalui artikel ini, kita telah menelusuri beberapa penyakit genetik yang umum terjadi pada German Shepherd. Mengetahui potensi penyakit-penyakit ini dapat membantu pemilik anjing untuk lebih waspada dan proaktif dalam merawat keselamatan dan kesehatan hewan peliharaan mereka.

Ingatlah, pengetahuan tentang penyakit-penyakit ini merupakan langkah awal untuk pencegahan dan perawatan yang efektif.

Jika Anda memiliki German Shepherd, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter hewan secara teratur, dan pastikan untuk memberikan perawatan yang sesuai dengan kebutuhan spesifik ras ini. Dengan memberikan perhatian dan perawatan yang tepat, Anda dapat membantu menjaga kesehatan dan kesejahteraan teman empat kaki Anda untuk tahun-tahun yang akan datang.

 

Print Friendly, PDF & Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *